Tuntutan Perempuan Indonesia Di Women’s March Jakarta 2017

1488540627991
  • share line
  • share bbm
Tuntutan Perempuan Indonesia Di Women’s March Jakarta 2017

Sehari setelah pelantikan Presiden Amerika Serikat Donald Trump, muncul sebuah gerakan bernama Women’s March yang mengangkat isu tentang pentingnya memerhatikan hak-hak perempuan. Gerakan yang awalnya soal anti-Trump ini kemudian berkembang menjadi kampanye untuk meningkatkan kesadaran orang-orang untuk mendukung hak-hak perempuan. Gerakan ini tidak hanya berlangsung di Amerika Serikat, tapi menyebar ke seluruh dunia.

Besok, 4 Maret 2017, sekelompok aktivis perempuan tanah air akan melakukan gerakan serupa di Jakarta. Women’s March Jakarta ini akan mengangkat beberapa isu perempuan yang masih sering terjadi di negara ini.

Tak bisa disangkal bahwa kekerasan berbasis gender masih menjadi persoalan pelik di Indonesia. Sebagaimana direkam Komnas Perempuan pada tahun 2016, terjadi 321.752 kasus di ranah personal, di antaranya 1.657 kasus perkosaan, 1.064 pencabulan, dan 268 kasus pelecehan. Di ranah negara, terdapat 8 kasus pelanggaran.

Di luar itu, masih banyak lagi bentuk kekerasan lainnya yang berdampak negatif kepada perempuan di Indonesia. Stigma tentang keperawanan dan perilaku seksualitas perempuan menghambat akses pendidikan, sikap penegak hukum dan pejabat publik masih bias gender, dan kesempatan berpolitik yang belum setara. Meskipun laki-laki dapat juga menjadi korban kekerasan, korban terbesar adalah perempuan.

Data lain dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) tahun 2016  mencatat bahwa 2,27 juta perempuan mengalami kekerasan dalam rumah tangga. Sementara, data dari Pengadilan Agama atau Badan Peradilan Agama menyebutkan bahwa terdapat 305.535 kasus, sedangkan lembaga layanan kekerasan mencatatkan telah terjadi 16.217 kasus kekerasan terhadap perempuan.

Data dari Arus Pelangi juga menggambarkan ada tingkat diskriminasi dan kekerasan tinggi terhadap individu lesbi, gay, biseks, dan transgender (LGBT).

Artikel terkait:
- Apa Itu Women’s March?
- 6 Selebriti Ini Bicara Soal Hak-Hak Perempuan Di Women’s March
- Ini Aksi Women’s March Di Milan Fashion Week 2017!

Menuju Hari Perempuan Internasional yang jatuh pada 8 Maret, juga sebagai bentuk solidaritas international Women’s March, Women’s March Jakarta yang terdiri dari individu, kelompok diskusi feminis, mahasiswa, anak muda, aktivis, pekerja swasta, dan pekerja seni, akan menyampaikan 8  Tuntutan Perempuan Indonesia untuk Peradaban yang Setara. Hal ini akan disampaikan di depan Istana Negara, pada pukul 10.00 WIB.

Bila Anda kaum perempuan—maupun kaum pria yang peduli pada hak-hak perempuan—Anda bisa ikut serta pada gerakan ini. Semua orang bisa ikut berpartisipasi tanpa perlu mendaftar. Anda cukup datang ke titik berkumpul di depan Sarinah, Thamrin, lalu akan dilanjutkan dengan berjalan kaki menuju bagian depan Istana Negara. Kalau bisa, gunakan baju warna merah muda atau ungu, ya. Yuk, kita bersatu dukung hak-hak perempuan!

 

Tag:
womens, march, women, jakarta, gerakan, perempuan, kampanye
  • share line
  • share bbm
heart 2 People liked this
like liked LIKE
bookmark booked BOOKMARK