Simon Mengaku Punya 800 Anak dari Hasil Mendonorkan Sperma

1507858211104
  • Share
Simon Mengaku Punya 800 Anak dari Hasil Mendonorkan Sperma

Produktif sekali pria berusia 43 tahun ini. Pria subur ini mengaku sudah mempunyai 800 anak di seluruh penjuru dunia dengan cara menjual sperma melalui Facebook selama 16 tahun terakhir. Ia dibayar 50 poundsterling (sekitar Rp895 ribu) per wadah.

Namun, 800 anak hanyalah klaim dari Simon Watson, pria asal Luton, Inggris, tersebut. Statistik resmi dari Human Fertilisation and Embryology Authority (HEFA) menunjukkan, pendonor sperma paling produktif di Inggris memiliki 34 anak. Para pendonor umumnya hanya diberi kompensasi sebesar 35 poundsterling (sekitar Rp627 ribu) untuk setiap sampel, karena sebenarnya menurut undang-undang pendonor sperma tidak dapat meminta bayaran.

(Sumber: Cater News Agency)

HEFA juga memperkirakan, pria yang tak disebutkan identitasnya tersebut telah menerima imbalan sebesar 1190 poundsterling (Rp21,3 juta) untuk donasi spermanya. Data resmi pemerintah juga menunjukkan setidaknya ada 667 ayah yang memiliki setidaknya 10 keturunan. Donor kedua yang paling produktif di Inggris memiliki 31 anak, dan 17 pria lainnya menghasilkan 20 anak atau lebih.  

Statistik HFEA didasarkan pada donor resmi yang berlisensi klinik kesuburan, bukan mereka yang memberikan sampel secara pribadi seperti yang dilakukan Simon melalui Facebook. Donatur sperma resmi tidak memiliki hak orangtua yang sah dan tidak perlu membiayai hidup anak. Namun, UU tahun 2005 menyatakan, anak-anak yang lahir dari donor sperma berhak mengetahui identitas ayah mereka saat mereka berusia 18 tahun.

(Sumber: Cater News Agency)

Makanya, klaim Simon yang telah menjadi berita utama di seluruh dunia dunia itu belum terbukti, dan kritikus skeptis karena tidak mungkin untuk memverifikasi datanya. Data Simon sendiri tidak termasuk dalam statistik HFEA terbaru, karena ia tidak menjadi pendonor resmi di klinik kesuburan berlisensi.

Tetapi, pria yang memiliki tiga anak dari dua perkawinan itu tampak santai saja menanggapi pernyataan HEFA tersebut. Ia malah bertekad untuk menghasilkan 1000 anak dalam empat tahun ke depan. Dia mengatakan bahwa tingkat keberhasilannya melebihi klinik berlisensi karena sampelnya masih segar, sementara di klinik kesuburan sperma para donor dibekukan.

(Sumber: Cater News Agency)

Keinginan Simon sederhana saja, ingin mencatat rekor dunia sebagai ayah paling produktif dari hasil mendonorkan sperma. Sebab menurutnya, makhluk yang berhasil adalah yang menghasilkan keturunan terbanyak. What an ego!

Cover: The Daily Mail

 

Tag:
donor, sperma, donorsperma, simonwatson, fertilitas, kesuburan
  • Share
3 People liked this
LIKE
BOOKMARK