Polusi Udara Ancam Krisis Pangan 100 Tahun ke Depan

1537106414862
  • share line
  • share bbm
Polusi Udara Ancam Krisis Pangan 100 Tahun ke Depan

Polusi rupanya tidak hanya berisiko bagi saluran pernapasan, tetapi juga berpengaruh terhadap kualitas makanan yang dikonsumsi. Demikian menurut penelitian dari Center for Health and the Global Environment, University of Washington.

Dalam penelitian yang dipublikasikan di laman Nature ini, para peneliti menemukan bahwa peningkatan karbondioksida di lingkungan mampu menekan kadar nutrisi pada bahan pangan nabati, termasuk juga padi dan sayur-mayur. Tanaman memang dapat mendaur ulang karbon dioksida pada proses fotosintesis, tetapi jika terlalu banyak, karbon dioksida akan menyerap ke dalam jaringan dan merusak kandungan nutrisi.

Baca juga: 

Menurut Studi, Polusi Jauh Lebih Mematikan Daripada AIDS

Jika level karbondioksida meningkat hingga 550 parts per million (ppm), akan menghasilkan 175 juta kekurangan zinc dan 122 juta kekurangan protein pada populasi global. Ditambah lagi, nyaris 1,4 miliar wanita dan anak balita tercatat inggal di area yang memiliki angka kasus kekurangan zat besi yang cukup tinggi.

Polusi udara berpengaruh terhadap kualitas nutrisi pada tanaman (Sumber: FT)

Para peneliti berpendapat, jika kondisi ini dibiarkan akan rentan menyebabkan krisis pangan dalam 100 tahun ke depan. Ini bukan satu-satunya riset yang meneliti dampak polusi bagi kelangsungan hidup manusia. Penelitian lain yang dirilis di jurnal PLOS Medicine pada Juli 2018lalu menyebutkan kemungkinan menurunnya populasi hingga 126 juta jiwa pada tahun 2020. Kondisi ini disebabkan oleh tingginya kadar karbon dioksida pada udara, serta menurunnya kandungan zat besi dan zinc pada tanaman.

Baca juga: 

Ini Bahayanya Polusi Udara Bagi Kesehatan Paru-Paru Anak!

Penelitian ini juga menemukan bahwa wilayah yang terkena dampak tertinggi yakni negara-negara di Asia dan Afrika. Selain buruknya polusi udara, tingginya konsumsi pangan nabati sebagai sumber makanan pokok juga membuat para penghuninya rentan menyantap tanaman yang terpapar polusi. Ya, termasuk juga Indonesia yang mengonsumsi nasi sebagai bahan makanan pokoknya. Polusi udara menyebabkan kandungan nutrisi pada beras hasil panen menjadi kian menurun.

Asia menjadi salah satu kawasan yang paling terkena dampak polusi udara (Sumber: LA Times)

(Sumber cover: Infrastructurene)

Tag:
polusi, lingkungan, krisis, tanaman, asia, afrika, penelitian, riset
  • share line
  • share bbm
heart 5 People liked this
like liked LIKE
bookmark booked BOOKMARK