Di Kota Ini Anda Bisa Membangun Rumah Di Mana Saja!

1505646015632
Article by elga_ | Contributor
  • Share
Di Kota Ini Anda Bisa Membangun Rumah Di Mana Saja!

Kota yang memiliki banyak penduduk membuat orang-orang sulit mendapatkan tempat tinggal yang diidamkan karena keterbatasan lahan. Mungkin juga termasuk Anda. Kalau itu masalahnya, bagaimana jika pindah ke kota yang satu ini?

Francois di Newfoundland dan Labrador merupakan salah satu kota dengan komunitas paling terpencil di dunia. Hanya ada 75 penduduk di sini dan mereka semua saling mengenal satu sama lain.

francois, terletak di pinggir pantai dan di bawah tebing (alchetron)

Oke, siap mendengar kabar mengejutkan lainnya? Di Francois sama sekali tidak ada mobil, rumah sakit, dan bahkan bar atau restoran. Wow! Para penduduknya mengandalkan sepeda sebagai alat transportasinya, walaupun banyak dari mereka yang lebih memilih untuk berjalan kaki kemana-mana. Untuk hiburannya, mereka hanya mengandalkan permainan dart yang biasa dilakukan saat berkumpul.

Francois, atau yang lebih sering disebut Fran, berlokasi di sebuah teluk paling timur Kanada dan hanya bisa diakses menggunakan kapal. Kota kecil ini sering diselimuti oleh kabut tebal, yang menurut penduduk setempat merupakan hal yang sudah biasa. Rumah-rumah disana dilukis dengan warna merah tua yang membuat Fran terlihat lebih berwarna.

Berbicara mengenai rumah, di sini Anda bisa membangun rumah di lokasi manapun sesukanya. Karena semakin banyak anak muda yang hijrah ke Kanada untuk bekerja, terdapat sebuah aturan yang membolehkan seseorang untuk membangun rumah di manapun tanpa membeli tanah, asalkan menjadi penduduk tetap di sana. Harga sebuah rumah tinggal yang cukup besar juga sangat terjangkau, yaitu hanya sekitar $6.000 atau Rp 80 juta.

boleh membangun rumah di mana saja (adventurecanada.com)

Pendapatan utama mereka didapatkan dengan memancing. Para pria pergi keluar untuk menangkap kepiting, lobster, dan ikan cod ke laut, sementara para wanita tinggal di rumah dan menyimpan hasil tangkapan dari kapal.

Warga yang memiliki anak tidak perlu khawatir dengan pendidikan karena Fran juga memiliki satu sekolah. Walaupun hanya memiliki 10 siswa yang terdiri dari anak TK hingga SMA, tapi paling tidak pendidikan anak-anak tetap terjamin di sana.

Meski tidak memiliki restoran, namun salah satu warga menjelaskan bahwa mereka secara teratur menyelenggarakan pesta makan malam bergiliran. Selain itu, mereka juga suka mengadakan pesta tari tempat para penduduk melepas penat.

"Orang-orang mungkin terkagum-kagum dengan kehidupan yang kami jalani tapi kami sama sekali tidak mau kehidupan yang lain," kata seorang penduduk Fran.

 

  • Share
  • 0
  • Komentar ( 0 )