Qantas Siapkan Penerbangan 20 Jam Non-Stop yang Dilengkapi Gym

1537066814280
  • share line
  • share bbm
Qantas Siapkan Penerbangan 20 Jam Non-Stop yang Dilengkapi Gym

Berada dalam penerbangan pesawat selama berjam-jam memang membosankan. Ditambah lagi jika penerbangan memakan waktu lebih dari 20 jam, Anda perlu transit dan menunggu penerbangan selanjutnya ke negara tujuan. Saat ini, rekor durasi penerbangan non-stop terlama di dunia dipegang oleh maskapai Qatar dengan rute Auckland-Doha selama 17,5 jam. Rekor kedua menjadi milik Qantas dengan penerbangan rute Perth-London selama 17 jam.

Saat ini, Qantas tengah menjajal tantangan baru untuk menjadi yang teratas dalam daftar penerbangan terlama di dunia. Qantas tengah mempersiapkan penerbangan dengan nama Project Sunrise yang akan terbang secara non-stop selama 20 jam. Penerbangan ini melayani rute dari Sydney menuju London.

Baca juga: 

Salah Satu Penerbangan Pesawat Tersingkat di Dunia Ternyata Ada di Indonesia

Seperti dilansir laman Australian Aviation, Qantas telah menyelenggarakan survei terhadap para pelanggan setianya untuk mencari tahu apa saja yang diperlukan agar para penumpang merasa nyaman dalam penerbangan panjang di pesawat ini. Sejauh ini, beberapa fasilitas telah mengisi daftar rencana Qantas untuk Project Sunrise, di antaranya bar, kafe, ruang kerja, sampai mini gym.

Bagian dalam pesawat yang digunakan untuk penerbangan Project Sunrise (Sumber: Airbus)

"Penumpang setia kami merupakan ahlinya dalam hal menikmati perjalanan udara, sehingga kami mengandalkan pengalaman mereka untuk menghadirkan beragam inovasi baru," ungkap Phil Capps selaku Head of Customer Strategy and Product Development dari Qantas. "Kami ingin membuka kesempatan untuk berbagai opsi," sambung Capps.

Baca juga: 

7 Cara Mudah Mengurangi Efek Jet Lag Pada Tubuh Setelah Penerbangan

Untuk merealisasikan proyek ini, Qantas telah memesan pesawat Airbus A350 dan Boeing 777-X. Pihak Qantas berharap, evaluasi teknis terhadap Airbus dan Boeing, serta konsultasi mengenai regulasi penerbangan akan dirampungkan pada akhir 2018. Dilanjutkan dengan pembuatan pesawat di tahun 2019, sehingga diharapkan Project Sunrise dapat resmi diluncurkan pada 2022 mendatang.

Desain konsep pesawat Boeing 777-X yang akan digunakan untuk Project Sunrise (Sumber: Boeing)

Sayangnya, pesawat ini hanya akan dilengkapi dengan sedikit toilet, tetapi dengan ukuran yang lebih luas. Penyebabnya, batas bobot pesawat sangat menyulitkan untuk membawa lebih banyak persediaan air. Walau demikian, pesawat ini tetap akan didesain dengan interior yang nyaman dan berbagai fasilitas lainnya agar para penumpang betah hingga tiba di tujuan.

(Sumber cover: Huffington Post)

Tag:
pesawat, qantas, australia, penerbangan, maskapai, pilot, rekor
  • share line
  • share bbm
heart 2 People liked this
like liked LIKE
bookmark booked BOOKMARK