5 Mitos Selingkuh Yang Diragukan Kebenarannya. Apa Saja?

1541847616703
  • share line
  • share bbm
5 Mitos Selingkuh Yang Diragukan Kebenarannya. Apa Saja?

Selingkuh adalah topik yang tak pernah ada habisnya untuk dibicarakan. Salah satu masalah hubungan asmara yang paling ditakuti pasangan ini menyimpan banyak misteri. Bahkan perkembangan selingkuh sudah seperti virus saja, bermutasi dari tahun ke tahun dengan munculnya banyak istilah selingkuh seperti micro cheating dan cyber cheating.

Karena siapa saja memiliki potensi untuk berselingkuh, ada banyak informasi mengenai hal yang tidak konkret, seperti mengapa seseorang berselingkuh. Alasan selingkuh sangat berbeda untuk semua orang, dan tergantung pada kepribadian individu. Mungkin karena banyak berita simpang siur tentang selingkuh, muncul mitos-mitos selingkuh yang sebenarnya diragukan.



1. Pria lebih sering selingkuh daripada perempuan
Menurut penelitian terbaru oleh Institute for Family Studies, pria secara umum, sedikit lebih mungkin untuk selingkuh daripada perempuan. Namun, menarik untuk dicatat bahwa perselingkuhan di antara perempuan telah berkembang dengan pesat. Di antara orang dewasa yang menikah berusia 18-29 tahun, perempuan yang selingkuh persentasenya meningkat.

sumber: health

2. Selingkuh yang sesungguhnya melibatkan hubungan fisik
Selingkuh sifatnya sangat subjektif dan setiap orang memiliki pemikiran sendiri tentang apa artinya menjadi tidak setia dalam sebuah hubungan. Jadi sementara Anda mungkin mengasosiasikan selingkuh dengan seks atau hubungan fisik, pasangan Anda mungkin mendefinisikan perselingkuhan sebagai pengembangan ikatan emosional dengan seseorang.

Sebuah studi dari Norwegian University of Science and Technology menemukan bahwa, pria cenderung percaya bahwa seks dapat didefinisikan sebagai selingkuh, sedangkan perempuan juga dianggap selingkuh saat ada keterlibatan emosional.



3. Orang berselingkuh jika tidak bahagia dalam hubungan asmara
Meskipun terdengar membingungkan, beberapa orang yang berselingkuh sebenarnya cukup bahagia dengan hubungan asmara mereka. Dalam mitos ini, selingkuh adalah simbol dari sesuatu yang kurang dimiliki seseorang dalam hubungan mereka dengan pasangan masing-masing.

4. Orang berselingkuh karena tidak puas bercinta dengan pasangannya
Dalam survei perselingkuhan 2018 yang dilakukan oleh Trustify, sebuah perusahaan investigasi, 20% responden mengatakan bahwa perselingkuhan mereka dimaksudkan untuk mengisi kekosongan di mana kebutuhan emosional mereka tidak terpenuhi. Selain itu, 17% selingkuh untuk balas dendam pada pasangan mereka, dan 14% menginginkan lebih banyak perhatian daripada yang diberikan pasangan kepada mereka. Dari survei ini jelas kalau perselingkuhan bukan karena seks saja.

sumber: independent

5. Orang yang berselingkuh sudah tak cinta dengan pasangan resminya
Banyak yang menganggap kalau orang yang selingkuh berarti sudah tak cinta lagi dengan pasangannya. Menurut psikolog Clarissa Silva, tidak semua orang yang berselingkuh tidak mencintai pasangan mereka. “Pendorong utama untuk sebagian besar orang selingkuh adalah kemampuan untuk tidak tertangkap. Mereka tidak tertarik untuk meninggalkan hubungan asmara mereka saat ini, mereka hanya mendambakan adrenalin saat berselingkuh,” ujar Clarissa seperti dikutip dari Insider.

Tag:
selingkuh, hubungan
  • share line
  • share bbm
heart 2 People liked this
like liked LIKE
bookmark booked BOOKMARK