7 Drama Korea Klasik Yang Tetap Bagus Ditonton Berulang-ulang
10 April 2019
Deretan judul drama korea klasik, mulai dari Endless Love hingga Princess Hours memang tetap menyenangkan jika ditonton berkali-kali.

Beberapa tahun lalu, kira-kira 10-20 tahun lalu, menikmati drama korea tak semudah di zaman ini. Jika sekarang Anda bisa menonton drama korea melalui layanan streaming di komputer dan smartphone, dulu Anda harus rela menunggu seminggu sekali drama korea disiarkan di televisi nasional. Bahkan, kalau tidak sabar Anda harus membeli kepingan CD yang terkadang mencapai puluhan jumlahnya.

Berkaca dari masa-masa ‘kesusahan’ tersebut, saya memiliki beberapa judul drama korea klasik yang selalu berkesan di hati. Bahkan, ditonton berulang kali pun drama-drama ini tetap bagus! Tak percaya, coba cek daftar di bawah ini dan berikan komentar Anda, ya.

Endless Love: Autumn in My Heart (2000)
Ini dia drama yang pertama kali mengenalkan publik Indonesia akan si cantik Song Hye Kyo. Ceritanya berkisar pada Yoon Joon Suh (Song Seung Heon) dan Yoon Eun Suh (Song Hye Kyo). Keduanya tumbuh sebagai saudara kandung sampai suatu hari, mereka menemukan mereka tidak berhubungan darah ketika Eun Suh membutuhkan transfusi darah setelah kecelakaan. Dalam plot drama yang dramatis terungkap kalau Eun Suh dan perempuan lain tertukar di rumah sakit. Beberapa dekade kemudian keduanya kembali bertemu dan memupuk perasaan romantis satu sama lain.

Rasanya tak mungkin tidak menangis kalau menonton drama ini. Akting Song Hye Kyo pun sangat menyentuh hati di drama ini.

Winter Sonata (2002)
Duh, berkat drama ini saya jadi menyukai pria berpendidikan yang memakai kacamata. Memang kegantengan Bae Yong Joon di drama ini benar-benar tingkat dewa, deh. Drama Winter Sonata sendiri bercerita tentang Joon Sang (Bae Yong Joon) dan Jung Yoo Jin (Cho Ji Woo). Keduanya adalah kekasih muda yang percintaannya terputus ketika Joon Sang mengalami kecelakaan mobil dan Yoo Jin percaya bahwa sang kekasih telah meninggal. Padahal Joon Sang masih hidup, tapi dia menderita amnesia, dan ibunya membawanya ke AS untuk memulai hidup baru. Bisa dibayangkan dong, betapa kagetnya Yoo Jin saat menemukan kekasih masa mudanya masih hidup?

Jewel in the Palace (2003)
Rasanya kurang lengkap daftar ini kalau tidak memasukkan salah satu drama sejarah di dalamnya. Iya, drama sejarah lengkap dengan perempuan memakai hanbok (baju tradisional Korea). Saya ingat kalau saya dan ibu saya tak pernah ketinggalan menonton drama ini. Jewel in the Palace adalah sebuah drama sejarah berdasarkan kisah nyata tentang seorang gadis bernama Jang Geum (Lee Young Ae), wanita pertama yang menjadi tabib kerajaan tertinggi selama Dinasti Chosun. Terlepas dari kondisinya yang buruk sebagai gadis kelas bawah di masyarakat yang didominasi pria, ia mengatasi serangkaian diskriminasi sosial dan menjadi koki kerajaan, kemudian menjadi tabib istana, yang akhirnya menjadi tabib yang bertanggung jawab atas raja. Inilah definisi sesungguhnya girl power!

Full House (2004)
Wah, siapa sih yang tidak jatuh cinta melihat kisah romantis dan ringan ini. Drama korea ini bercerita tentang calon penulis Han Ji Eun (Song Hye Kyo) dan aktor Korea yang populer Lee Young Jae (Rain). Ji Eun tinggal di sebuah rumah yang disebut "Full House", yang dibangun oleh almarhum ayahnya. Suatu hari, dia pergi berlibur atas desakan teman-temannya, hanya untuk mengetahui kemudian bahwa mereka telah menipunya dan menjual rumahnya ke Young Jae. Untuk mendapatkan rumahnya kembali, dia memutuskan untuk bekerja sebagai pelayan Young Jae dan mereka tinggal bersama di Full House. Seiring berjalan waktu, keduanya pun justru saling jatuh cinta.

Princess Hours (2006)
Jauh sebelum Ju Ji Hoon menjadi crown prince di drama korea Netflix, Kingdom, Ji Hoon sudah menjadi crown prince di Princess Hours. Putra mahkota Lee Shin (Ju Ji Hoon) dan rakyat jelata Shin Chae Kyung (Yoon Eun Hye) bertunangan sesuai kesepakatan kakek mereka. Rupanya Pangeran Shin mencintai wanita lain. Sempat tidak menyukai satu sama lain, akhirnya sang pangeran jatuh cinta juga pada Eun Hye.

Coffee Prince (2007)
Coffee Prince adalah salah satu drama korea yang bertabur pemain tampan. Senangnya para pemain di drama ini sekarang juga semakin populer. Sebut saja Gong Yoo dan Kim Jae Wook, yang hingga kini masuk bintang papan atas Korea. Ceritanya tentang Choi Han Kyul (Gong Yoo), pewaris bisnis kopi besar. Dia bertemu Go Eun Chan (Yoon Eun Hye) yang kekanak-kanakan dan menawarkannya kesepakatan untuk berpura-pura sebagai kekasih "gay", untuk menghindari kencan buta yang dibuat oleh sang kakek. Tanpa tahu Eun Chan sebenarnya seorang wanita, dan Han Kyul menyadari dia jatuh cinta padanya.

Boys Over Flower (2009)
Mungkin Anda sudah tahu dengan cerita Meteor Garden yang diperankan Barbie Hsu. Ternyata ada versi koreanya berjudul Boys Over Flower yang diperankan oleh Lee Min Ho. Alur ceritanya masih sama, yaitu empat siswa kaya, F4 yang dipimpin oleh Gu Jun Pyo (Lee Min Ho), melakukan bullying pada siswa lain, termasuk Geum Jan Di (Ku Hye-sun). Namun, Jan Di naksir Yoon Ji Hoo, sahabat Jun Pyo.

Bagaimana drama-drama korea pilihan kami ini? Share juga drama korea klasik favorit Anda, ya.

Forget password
Masukkan email yang Anda daftarkan di Womantalk
Send
Forget password
kode verifikasi telah dikirim ke email Anda
Kirim
Ganti Kata Sandi
confirm password
Kirim
Verify your e-mail
Masukkan kode verifikasi yang telah dikirimkan ke email Anda
Verify
Change e-mail
Change E-mail