Bukan Hanya Kegemukan, Kelebihan Konsumsi Gula Juga Akan Pengaruhi Perilaku Anak

1541804415049
  • share line
  • share bbm
Bukan Hanya Kegemukan, Kelebihan Konsumsi Gula Juga Akan Pengaruhi Perilaku Anak

Salah satu akibat jika anak terlalu banyak konsumsi gula adalah kegemukan. Namun, ternyata bukan hanya itu. Penelitian terbaru mengatakan bahwa terlalu banyak gula membuat anak lebih mungkin melakukan kekerasan dan mengonsumsi minuman beralkohol.

Harap diingat bahwa konsumsi gula berlebih bukan hanya berasal dari makanan manis—seperti kue atau camilan, tetapi juga minuman manis dan minuman energi, yang sekarang ini mulai banyak dikonsumsi oleh anak.

(Sumber: pexels)Menurut hasil penelitian dari Universitas Bar Ilan di Israel, semua itu bisa membuat anak hampir 3,5 kali lebih mungkin berperilaku buruk. Bahkan, tingkat gula tinggi juga terungkap membuat anak dua kali lebih mungkin terlibat perkelahian dan 95% mencoba minum minuman keras.

 

Penelitian ini merupakan yang pertama kali dilakukan untuk melihat efek gula terhadap perilaku kekerasan dan penyalahgunaan zat pada anak, dengan menganalisis 137.284 anak berusia 11 tahun, 13 tahun, dan 15 tahun, di 25 negara Eropa dan Kanada.



Meski penelitian tidak menjelaskan berapa banyak gula yang dianggap terlalu banyak, tetapi menurut pedoman secara internasional, anak berusia di atas 11 tahun tidak boleh mengonsumsi lebih dari 30 gram gula tambahan. Sedangkan anak yang lebih muda, yaitu usia empat hingga enam tahun seharusnya tidak lebih dari 19 gram per hari.

(Sumber: Daily Express)

Nah, kalau sudah tahu seperti ini, masih mau membiarkan anak terlalu banyak konsumsi gula, yang tidak hanya merugikan kesehatan tetapi juga perilaku mereka?

Cover: Philly.com

Tag:
gula, anak, perilaku, makanan manis, minuman manis
  • share line
  • share bbm
heart 3 People liked this
like liked LIKE
bookmark booked BOOKMARK