Benarkah Menunda Kehamilan Perbesar Kemungkinan Punya Anak Kembar?

1539399619002
  • share line
  • share bbm
Benarkah Menunda Kehamilan Perbesar Kemungkinan Punya Anak Kembar?

Saat ini, semakin banyak pasangan yang sudah menikah yang menunda kehamilan. Ada yang masih ingin menikmati waktu berdua bersama suami, ada yang ingin memfokuskan diri pada karier, ada pula yang mau mengumpulkan uang yang banyak agar lebih tenang saat membesarkan anak nanti, atau berbagai alasan lainnya.

Kalau punya bayi, mana bisa berlama-lama mesra-mesraan begini? (Sumber: focusonthefamily)

Semua alasan ini tentu justifiable, tetapi mungkin ada satu hal yang perlu menjadi pertimbangan bagi pasangan suami istri yang memperlambat usia untuk punya keturunan: peningkatan kemungkinan kehamilan kembar. Menurut data dari US Centers for Disease Control and Prevention, angka kelahiran kembar sejak tahun 1980 hingga saat ini meningkat cukup signifikan, yaitu yang tadinya 20 pasang bayi kembar setiap 1000 kelahiran menjadi 35 pasang bayi kembar setiap 1000 kelahiran.

Dr. Eli Adashi, profesor obstetri dan ginekologi dari Brown University, lewat studinya mendapati bahwa penundaan kehamilan—yang berarti sang ibu mengandung di usia yang lebih tua—turut berkontribusi pada peningkatan lahirnya bayi kembar, baik kembar dua, tiga, empat, dan seterusnya. Bahkan, menurutnya, pada 2016, keputusan pasangan di AS untuk menunda kehamilan bertanggung jawab sebesar 24% untuk menyebabkan kehamilan kembar pada wanita ras Kaukasia dan 38% pada wanita Afrika-Amerika. Pada 2025, penundaan kehamilan diperkirakan akan menyebabkan kelahiran kembar hingga 46%. Itu baru di AS, belum di negara lain.


Baca juga: 

Sekarang Keguguran Sudah Bisa Diprediksi Sejak Awal Kehamilan
Demam di Awal Kehamilan Bisa Membuat Bayi Terlahir Sumbing


Anak kembar? Lucu dan menggemaskan, dong? Ya, mungkin saja. Tetapi masalahnya, Dr. Adashi juga menemukan bahwa kehamilan kembar akibat penundaan—yang, again, berarti sang ibu mengandung di usia yang lebih tua—membawa risiko komplikasi lebih tinggi, misalnya lahir prematur atau Down syndrome, apalagi kehamilan lebih dari satu bayi juga sudah dikenal memiliki risiko lebih besar untuk prematur.

(Sumber: happiestbaby)

Kesimpulannya? Penting untuk mengetahui studi ilmiah dan fakta seperti ini, tetapi pada akhirnya, semua keputusan kembali ke tangan Anda dan pasangan.

Cover: istock

Tag:
kehamilan, kembar, bayi
  • share line
  • share bbm
heart 3 People liked this
like liked LIKE
bookmark booked BOOKMARK