Atlet Olimpiade Tokyo 2020 Akan Tidur Di Tempat Tidur Karton Daur Ulang
15 January 2020
Setelah menciptakan medali dari logam-logam daur ulang, para atlet yang berlaga di Olimpiade Musim Panas 2020 di Tokyo direncakan akan tidur di atas tempat tidur yang terbuat dari karton daur ulang

Komitmen Olimpiade Tokyo untuk menciptakan acara yang ramah pada lingkungan patut diacungi jempol. Setelah menciptakan medali dari logam-logam daur ulang, para atlet yang berlaga di Olimpiade Musim Panas 2020 di Tokyo direncakan akan tidur di atas tempat tidur yang terbuat dari karton daur ulang. Mengutip dari NBC News, Kampung Olimpiade atau The Olympic Village yang akan menampung semua atlet yang bertanding dalam pertandingan dilengkapi dengan 18.000 tempat tidur dengan bingkai yang seluruhnya terbuat dari karton.

Mungkin Anda berpikir apakah karton ini cukup menampung berat badan para atlet? Takashi Kitajima, manajer umum Kampung Atlet, mengatakan kepada The Associated Press melalui seorang penerjemah bahwa tempat tidur itu dapat menampung hingga 200 kilogram, yaitu sekitar 440 pound. Jadi bisa dipastikan bahwa rangka tempat tidur karton ini lebih kuat dari yang Anda kira.

"Mereka lebih kuat dari tempat tidur kayu," tambah Kitajima.

Selain itu, tempat tidur ini tidak hanya cocok untuk atlet terberat, tetapi juga untuk atlet tertinggi. Dilaporkan bahwa tempat tidurnya ini mempunyai dimensi sepanjang 2 meter lebih. Kampung Olimpiade diharapkan selesai pada bulan Juni dan Olimpiade sendiri akan dibuka pada 24 Juli. Sementara Paralimpiade akan menyusul pada 25 Agustus.

Setelah pertandingan, karton ini akan didaur ulang menjadi produk kertas. Sementara kasurnya, yang tidak terbuat dari kardus, akan didaur ulang menjadi produk plastik. Tempat tidur ini selaras dengan konsep keberlanjutan Tokyo 2020 Games, "Menjadi Lebih Baik, Bersama-sama - Untuk Planet Ini dan Manusia."

Dalam situs resminya, Tokyo 2020 Games menetapkan lima tema keberlanjutan untuk diikuti sambil mempersiapkan, mengatur, dan mengoperasikan berbagai olahraga yang mencakup perubahan iklim dan manajemen sumber daya. Tokyo 2020, bersama dengan Pemerintah Metropolitan Tokyo, Pemerintah Jepang dan mitra lainnya berkomitmen untuk menciptakan acara dengan nol limbah. 

Forget password
Masukkan email yang Anda daftarkan di Womantalk
Send
Forget password
kode verifikasi telah dikirim ke email Anda
Kirim
Ganti Kata Sandi
confirm password
Kirim
Verify your e-mail
Masukkan kode verifikasi yang telah dikirimkan ke email Anda
Verify
Change e-mail
Change E-mail