Mitos dan Ekspektasi Cinta Yang Bisa Berakibat Buruk untuk Hubungan
18 August 2021
Kita mendengar banyak sekali mitos soal cinta dari berbagai film, buku, dan cerita. Ini 5 mitos soal cinta yang bisa berakibat buruk untuk hubungan bila ditelan mentah-mentah!

Kita mendengar banyak sekali mitos soal cinta dari berbagai film, buku, dan cerita. Namun, tidak semuanya bisa terjadi dan diterapkan dalam hubungan cinta Anda, ingat setiap orang punya karakter dan kondisi yang berbeda-beda, ini tentu memengaruhi hubungan cinta Anda dan pasangan. Sejak jatuh cinta sampai berumah tangga, ini 5 mitos soal cinta yang bisa berakibat buruk untuk hubungan bila ditelan mentah-mentah!

1.       Pasangan akan selalu membuat Anda selalu bahagia

Memang hubungan yang baik akan membuat Anda merasa nyaman dan bahagia, tetapi tidak berarti bahwa Anda akan selalu bahagia karena pasangan. Ingat bahwa kebahagiaan pribadi adalah tanggung jawab Anda juga, bukan 100% tugas pasangan membuat Anda bahagia. Bila Anda sendiri tidak bahagia dengan diri sendiri, siapa pun pasangan Anda akan kesulitan membuat Anda bahagia dalam hubungan.

Ada kalanya, hidup tidak selalu bahagia, atau pasangan bisa saja mengecewakan Anda, apa yang dilakukan pasangan untuk mengatasinya, itulah yang terpenting, dibandingkan ilusi bahwa Anda akan selalu dibuat bahagia oleh pasangan.

2.       Cinta sejati akan bertahan sama selamanya

Perasaan bisa saja berubah seiring waktu dan diengaruhi berbagai kondisi. Anda tidak bisa berharap cinta menggebu-gebu di awal hubungan akan terus sama selamanya. Hubungan adalah kerja keras, juga berumah tangga. Anda dan pasangan sama-sama punya tanggung jawab, perlu komitmen, dan kerja keras mempertahankan cinta, meski diterpa berbagai kesulitan dan cobaan.

Perasaan cinta pun tak selalu sama, di awal hubungan, di tahun kelima, tahun kesepuluh, bahkan setelah beberapa puluh tahun bersama. Akui dan terima bahwa cinta pun bisa berubah bentuk dan rasanya, tidak akan sama selamanya.

3.       Pasangan tidak akan marah dan selalu menerima Anda apa adanya

Pasangan yang baik memang akan menerima kelebihan dan kekurangan Anda, tetapi bukan berarti Anda terus menerus menguji kesabaran pasangan dengan menunjukkan sisi buruk terus menerus dan berharap selalu dimaafkan/dimaklumi tanpa usaha untuk berubah jadi lebih baik.

Pasangan yang baik tentu akan mengingatkan bahkan mungkin marah, bila Anda tidak mau mengubah kebiasaan buruk Anda. Anda pun juga pasti melakukan yang sama bila kondisinya dibalik.

4.       Pasangan akan selalu mengalah

Hubungan adalah komitmen dan melibatkan kompromi, kadang Anda yang mengalah, kadang pasangan yang mengalah. Menjadi egois dan ingin semua keinginan dituruti, sementara pasangan selalu mengalah, tentu tidak ideal.

5.       Pasangan bisa ‘memperbaiki’ Anda, Anda pun bisa ‘memperbaiki’ pasangan

Orang memang bisa berubah jadi lebih baik, tetapi jangan berharap kehadiran pasangan bisa mengubah dan ‘memperbaiki’ semua kekurangan dan masalah Anda, demikian juga sebaliknya. Mungkin maksud Anda baik, tetapi Anda dan pasangan, masing-masing harus berusaha jadi pribadi yang lebih baik dan tidak bergantung pada pasangan untuk ‘memberpaiki’ Anda.

Forget password
Masukkan email yang Anda daftarkan di Womantalk
Send
Forget password
kode verifikasi telah dikirim ke email Anda
Kirim
Ganti Kata Sandi
confirm password
Kirim
Verify your e-mail
Masukkan kode verifikasi yang telah dikirimkan ke email Anda
Verify
Change e-mail
Change E-mail