Ibu Rumah Tangga v. Ibu Bekerja: Mana Lebih Enak?
30 March 2016
Setiap orang punya anggapan berbeda mana yang lebih menyenangkan: menjadi ibu rumah tangga atau ibu bekerja. Berdasarkan pengalaman pribadi, berikut ini 7 impian versus kenyataan menjadi ibu bekerja d ... Setiap orang punya anggapan berbeda mana yang lebih menyenangkan: menjadi ibu rumah tangga atau ibu bekerja. Berdasarkan pengalaman pribadi, berikut ini 7 impian versus kenyataan menjadi ibu bekerja dan ibu rumah tangga:

1. Kesibukan pagi hari

sumber: tmsneuro

Banyak orang mengira ibu rumah tangga bisa tidur puas karena bangun lebih siang.
Kenyataannya: ibu rumah tangga tetap harus bangun pagi untuk menyiapkan sarapan, anak-anak berangkat sekolah, setelahnya bisa lanjut tidur? Boro-boro! Kalau tidak langsung belanja bahan makanan bakal kehabisan ikan, daging, sayuran segar di pasar.

2. Morning stress

sumber: property casualty

Ibu bekerja mengalami stres setiap pagi karena harus berjuang melewati kemacetan ibukota, berdesak-desakan di commuter line, dan memikirkan to-do list di kantor hari itu. Hal-hal yang tidak perlu dialami ibu rumah tangga.
Kenyataannya: ibu rumah tangga juga stres memikirkan menu makanan, resep plus cara memasaknya. Belum lagi mengatur uang belanja mengingat harga bahan pokok yang semakin melambung.


3. Menghadapi bos

sumber: business news daily

Bos rewel, banyak tuntutan, target selangit—sudah jelas inilah ‘derita’ ibu-ibu bekerja. Tidak heran bila banyak yang mengira bila berhenti bekerja mereka akan terbebas dari itu semua.
Kenyataannya: ‘bekerja’ di rumah pun Anda tetap memiliki bos, yaitu suami dengan permintaan sama besarnya. Makanan harus enak, rumah rapi, anak-anak sehat dan berprestasi. Alasan standar tinggi ini adalah: “Sekarang tugas ibu, kan, ‘hanya’ mengurus anak dan rumah…”

4. Foya-foya dengan uang suami

sumber: the new naples


Ibu tidak bekerja yang bisa memakai uang suami untuk bersenang-senang pasti lebih happy ketimbang harus banting tulang mencari uang sendiri.
Kenyataannya: Anda justru lebih khawatir dan terbebani untuk lebih cermat memakai uang. Ya, memakai uang suami tidaklah sebebas menghabiskan uang hasil keringat sendiri, apalagi kalau Anda menikah dengan ‘auditor’ andal.

5. Me Time

sumber: stay at home mom

Begitu berhenti bekerja, saya punya waktu lebih untuk yoga, nge-mall, nyalon, mengikuti serial TV seru.
Kenyataannya: Anda sibuk memberi makan si kecil, masak, antar-jemput anak sekolah, membereskan rumah selama 24 jam! Satu-satunya me time berkualitas Anda adalah saat mandi dan tengah malam saat si kecil tidur nyenyak. Sayangnya di saat yang bersamaan Anda sudah terlalu ngantuk untuk yoga atau nonton serial Empire.

6. Bawahan reseh

sumber: realtor

Ada saja bawahan yang membuat tekanan darah ibu bekerja meningkat tajam. Pekerjaan tidak selesai on time, apa-apa harus diingatkan, berani membantah. Kesal!!! Ibu rumah tangga tidak perlu menghadapinya, kan?
Kenyataannya: anak-anak bisa 100 kali lipat lebih menyebalkan dari bawahan Anda di kantor. Anda butuh stok kesabaran lebih banyak lagi melihat ulah mereka. Kalau bawahan bisa dimutasi, diberi SP, dipecat! Tidak demikian dengan ‘monster-monster’ cilik Anda.

So, kalau Anda berniat resign untuk lebih menikmati hidup, pikir-pikir lagi, deh!
Forget password
Masukkan email yang Anda daftarkan di Womantalk
Send
Forget password
kode verifikasi telah dikirim ke email Anda
Kirim
Ganti Kata Sandi
confirm password
Kirim
Verify your e-mail
Masukkan kode verifikasi yang telah dikirimkan ke email Anda
Verify
Change e-mail
Change E-mail