Perhatikan Etika Mengobrol di Grup WhatsApp

1510753205428
  • Share
Perhatikan Etika Mengobrol di Grup WhatsApp

Kemajuan teknologi di dunia komunikasi memang mempermudah hidup. Tapi, kerap kali orang jadi lupa akan pentingnya etika. Padahal, kalau tidak dipagari oleh etika, teknologi komunikasi itu malah menjauhkan orang. Ini etika sederhana yang perlu diperhatikan:

1. Obrolan pribadi, hubungi langsung saja

Kalau pertanyaan atau komentar Anda ditujukan kepada satu orang tertentu, jangan lontarkan di grup. Private message saja. Jika dilontarkan di grup, ujung-ujungnya Anda akan asyik ngobrol berdua atau bertiga. Padahal, grupnya berisi puluhan orang. Anggota lain yang tidak berkepentingan, kan, jadi malas baca rangkaian chat-nya.

Baca juga: 

10 Tipe Orang Yang Pasti Ada Di Setiap Grup WhatsApp

2. Share yang berkaitan

Grup WhatsApp biasanya dibentuk dengan tujuan memudahkan komunikasi dengan orang yang punya kesamaan, misalnya sama-sama panitia reuni, teman satu SD, atau anggota organisasi tertentu. Karena itu, pastikan Anda share sesuatu yang berkaitan dengan kesamaan itu.

Foto: Pixabay3. Batasi jumlah posting

Notifikasi untuk WhatsApp Group memang bisa disetel dalam silent mode. Tapi, kalau Anda terlalu banyak mengirim gambar atau video, tetap saja mengganggu. Setiap buka aplikasi WhatsApp yang langsung terlihat lagi-lagi nama Anda. Apalagi, jika Anda sering mengirim hal yang tak berkaitan dengan orang-orang di dalam grup. Akhirnya, setiap kali Anda mengirim sesuatu akan langsung dihapus karena dianggap kurang penting.

Baca juga: 

Kenali Tipe Teman dari Cara Membalas 'Chat' di Grup WhatsApp

4. Mengirim pesan di waktu yang wajar

Sekali lagi, meski bunyi notifikasinyanya bisa dimatikan, kirimlah pesan di waktu-waktu yang wajar--bukan tengah malam atau pukul 2 pagi saat orang-orang sedang beristirahat. Tunjukkan bahwa Anda orang yang paham soal etika.

Foto: Pixabay5. Jangan pertanyakan yang left

Alasan telepon jadi hang atau baterai jadi drop adalah alasan paling sopan untuk meninggalkan grup. Orang left umumnya karena sudah tidak nyaman lagi di dalam grup. Entah tersinggung karena sesuatu, entah malas dengan keributan nggak penting di dalam grup, entah merasa tidak nyambung. Tidak usah diperpanjang jadi masalah, ya.

Foto cover: Pixabay

Tag:
etika, chat, whatsapp, chatting, grup
  • Share
2 People liked this
LIKE
BOOKMARK