3 Tips Mengatur Keuangan Setelah Lebaran
Life Hacks

3 Tips Mengatur Keuangan Setelah Lebaran

Lebaran sudah berlalu 3 minggu yang lalu dan pasti banyak di antara Anda yang bingung mengatur keuangan kembali setelahnya. Bagaimana tidak, saat libur Lebaran pengeluaran membengkak. Meski dapat Tunjangan Hari Raya (THR), tetap saja ada pengeluaran tak terduga yang membuat kantong Anda bolong. Belum lagi kalau Anda sudah mendapat gaji bulan Juli sebelum Lebaran, pasti sekarang sudah harus ekstra ngirit karena uang di rekening Anda sudah dalam kondisi sekarat.
Sekarang belum terlambat, kok, untuk mengatur kembali keuangan Anda. Certified Financial Planner, Emillya Soesanto, CFP, memberi beberapa tips untuk mengatur kembali keuangan Anda setelah Lebaran.

1. Buat rincian tagihan kartu kredit
Saat ini banyak orang yang memiliki lebih dari satu kartu kredit. Menjelang Lebaran kemarin, pasti ada banyak pengeluaran untuk belanja ini dan itu sehingga Anda banyak menggunakan kartu kredit. Membuat perincian tagihan akan memudahkan Anda untuk mengetahui secara pasti berapa jumlah uang yang Anda pergunakan selama libur Lebaran. Jangan lupa catat juga tanggal jatuh temponya. Pastikan Anda memiliki dana yang cukup untuk melunasi semua tagihan tersebut tepat pada waktunya. Beberapa bank penerbit kartu kredit memiliki program cicilan pembayaran dengan bunga rendah. Fasilitas ini boleh Anda manfaatkan untuk meringankan beban tagihan keuangan Anda.

(Sumber: pixabay)

2. Alokasikan untuk kebutuhan anak sekolah
Setelah Lebaran, tahun ajaran baru dimulai. Pasti ada banyak kebutuhan yang harus disiapkan, antara lain uang sekolah, membeli buku, dan kebutuhan sekolah yang lain. Syukurlah kalau Anda masih memiliki sisa uang THR yang bisa digunakan untuk hal ini. Namun jika sudah tidak ada sisa dana dari THR, maka gaji bulan ini jangan dihabiskan semuanya, walaupun saat ini sedang ada banyak mid year sale di berbagai mal.

(Sumber: pixabay)

3. Jangan lupa kembali menabung dan berinvestasi
Let’s back to basic. Jangan lupa menabung paling sedikit 10% dari penghasilan Anda dan mulai kembali berinvestasi. Berinvestasi tidak harus mahal, bisa dimulai dari deposito, membeli emas secara berkala, atau pun reksadana.

(Sumber: pexels)

Bulan Juli masih tersisa dua minggu lagi, so hang on there!

 

  • 0
  • Komentar ( 0 )