Vitamin dan Nutrisi Luar Biasa yang Terkandung pada Ubi Jalar
11 June 2021
Saat melihat atau mendengar ubi jalar, Anda mungkin langsung memikirkan makanan seperti ubi rebus atau kolak ubi, tetapi Anda mungkin tidak terpikirkan (atau tidak tahu) kandungan hebat di dalamnya.

Saat melihat atau mendengar ubi jalar, Anda mungkin langsung memikirkan makanan seperti ubi rebus atau kolak ubi, tetapi Anda mungkin tidak terpikirkan (atau tidak tahu) kandungan hebat di dalamnya. Nah, agar Anda jadi lebih tahu, berikut ini adalah 7  vitamin dan nutrisi luar biasa yang terkandung pada ubi jalar.

Antioksidan. Warna pada kulit dan daging ubi jalar memiliki nutrisi yang berbeda-beda. Ubi ungu disebut mengandung antioksidan dan anti-inflamasi tingkat tinggi. Saat zat ini melewati sistem dalam tubuh, mereka menyeimbangkan radikal bebas atau bahan kimia yang membahayakan sel Anda.

Vitamin A. Dengan makan satu ubi jalar panggang berukuran sedang, Anda dapat memberi tubuh 400% vitamin A yang dibutuhkan untuk menjaga kesehatan mata, kulit, dan membantu mencegah penyakit.

Beta-karoten. Ubi jalar yang berwarna oranye tua mengandung beta-karoten, antioksidan yang dianggap dapat menangkal penyakit, termasuk jenis kanker tertentu dan penyakit mata.

Protease inhibitor. Para ilmuwan menemukan bahwa ubi jalar memiliki protein unik yang disebut protease inhibitor. Ketika diuji terhadap sel kanker, tampaknya jenis protein ini dapat menghentikan beberapa pertumbuhan sel di dalam tubuh.

Vitamin C, potasium, dan kalsium. Ubi jalar kaya akan vitamin C yang meningkatkan sistem kekebalan tubuh, potasiumnya untuk membantu mengontrol tekanan darah, dan kalsium untuk memperkuat tulang Anda.

Serat. Ubi jalar memiliki lebih banyak serat,  sekitar 5 gram dalam 3/4 cangkir, yang bermanfaat untuk memperlambat pencernaan dan membuat Anda merasa kenyang lebih lama. Untuk dijadikan makanan yang memuaskan, panggang ubi jalar dengan kulitnya atau bisa juga disajikan sebagai makanan pelengkap, yang dihaluskan atau dipotong kecil-kecil.

Zat besi. Ubi jalar merupakan sumber zat besi yang baik. Faktanya, daging memiliki zat besi heme yang diserap tubuh Anda lebih mudah daripada jenis non-heme yang ditemukan dalam buah-buahan, sayuran, dan kacang-kacangan. Namun, makanan yang tinggi vitamin C, seperti ubi jalar, membuat tubuh dapat menyerap zat besi non-heme dengan lebih baik.

Cara Anda memasak ubi jalar dapat membuat perbedaan besar terhadap vitamin dan nutrisi yang akan didapatkan. Satu studi mengukur berapa banyak karotenoid, seperti beta-karoten, yang tertinggal di ubi jalar setelah dimasak dan ternyata metode yang terbaik adalah dipanggang dengan oven.

Cover: Naukri Nama

Forget password
Masukkan email yang Anda daftarkan di Womantalk
Send
Forget password
kode verifikasi telah dikirim ke email Anda
Kirim
Ganti Kata Sandi
confirm password
Kirim
Verify your e-mail
Masukkan kode verifikasi yang telah dikirimkan ke email Anda
Verify
Change e-mail
Change E-mail