Semua yang Perlu Diketahui Tentang Penyakit di Rahim, Mulai dari Gejala Hingga Pengobatan
11 June 2021
Seperti organ penting tubuh lainnya, rahim juga bisa mengalami sejumlah penyakit. Meski begitu, banyak juga kondisi medis di rahim yang sebenanrya tidak berbahaya dan dapat diobati dengan intervensi minimal. Untuk itu, Anda wajib mengetahui segala sesuatu tentang penyakit di rahim, seperti di bawah ini.

Seperti organ penting tubuh lainnya, rahim juga bisa mengalami sejumlah penyakit, seperti polip, endometriosis, fibroid, adenomiosis, dan kanker. Meski begitu, banyak juga kondisi medis di rahim yang sebenanrya tidak berbahaya dan dapat diobati dengan intervensi minimal. Untuk itu, Anda wajib mengetahui segala sesuatu tentang penyakit di rahim, seperti di bawah ini.

Gejalanya

Gejala penyakit rahim antara lain:

  • Haid tidak teratur
  • Keputihan
  • Nyeri atau ketidaknyamanan panggul
  • Nyeri punggung bawah
  • Kesulitan buang air kecil
  • Susah hamil
  • Berbagai gejala tidak biasa yang terjadi sepanjang siklus menstruasi karena rahim mengalami perubahan substansial

Diagnosa

Riwayat dan gejala medis Anda dapat membantu dokter Anda untuk memutuskan apakah Anda memerlukan tes tertentu untuk mengidentifikasi penyakit yang dapat mempengaruhi rahim. Berikut ini beberapa tes diagnostik yang mungkin dipertimbangkan dokter.

  • Pemeriksaan panggul. Ini dapat mengidentifikasi masalah seperti rahim yang prolaps atau rahim yang mundur.
  • Pap smear. Ini adalah tes penting yang dapat mengidentifikasi perubahan pada sel-sel serviks, yang berbatasan langsung dengan rahim.
  • Urinalisis. Tes ini dapat mengidentifikasi infeksi dan, terkadang, sel kanker, yang dapat menjelaskan gejala Anda.
  • Sampel darah. Terkadang tes ini dapat membantu mendiagnosis perubahan hormonal yang dapat disebabkan oleh atau mengakibatkan penyakit rahim.
  • Tes pencitraan. Pemindaian ultrasound atau computed tomography (CT) berguna dalam memvisualisasikan rahim dan dapat mengidentifikasi kelainan anatomi rahim.
  • Prosedur intervensi. Histeroskopi melibatkan penyisipan tabung ke dalam serviks untuk memvisualisasikan bagian dalam rahim, sedangkan histerosalpingografi atau sonohisterogram melibatkan injeksi cairan atau pewarna ke dalam serviks untuk memvisualisasikan bagian dalam rahim.

Pengobatan

Perawatan yang tepat untuk penyakit rahim tergantung pada penyebabnya. Ini adalah beberapa pengobatan yang mungkin diperlukan.

  • Antibiotik. Ini diperlukan untuk pengobatan untuk infeksi seperti penyakit radang panggul.
  • Pengobatan hormonal. Endometriosis sering diobati dengan obat-obatan seperti kontrasepsi hormonal untuk mengurangi gejala. Demikian pula, hiperplasia endometrium, dismenore, dan menoragia jika gejalanya parah.
  • Embolisasi. Prosedur invasif minimal yang mengurangi suplai darah ke jaringan rahim ini berguna untuk mengecilkan fibroid. Polip juga dapat diobati dengan embolisasi, tetapi biasanya tidak memerlukan perawatan.
  • Pembedahan. Prolaps rahim dapat diobati dengan pembedahan, dan kasus yang parah mungkin perlu diobati dengan histerektomi atau pengangkatan rahim. Banyak kondisi rahim lainnya seperti fibroid, polip, adenomiosis, endometriosis, dan kanker dapat diobati dengan pembedahan juga.
  • Pengamatan. Orang yang memiliki kelainan bentuk rahim bawaan jarang memerlukan pembedahan, tetapi seringkali memerlukan pengamatan dan perawatan yang cermat selama kehamilan untuk mengurangi kemungkinan keguguran dan penyakit rahim lainnya.

Cover: India TV

Forget password
Masukkan email yang Anda daftarkan di Womantalk
Send
Forget password
kode verifikasi telah dikirim ke email Anda
Kirim
Ganti Kata Sandi
confirm password
Kirim
Verify your e-mail
Masukkan kode verifikasi yang telah dikirimkan ke email Anda
Verify
Change e-mail
Change E-mail