Bukan Hanya Saat Tidur, Anda Juga Bisa Lupa Bernapas Saat Bekerja
17 August 2021
Anda mungkin sudah tidak asing lagi dengan sleep apnea, yaitu suatu kondisi atau penyakit yang membuat Anda berhenti atau “lupa” bernapas selama beberapa saat, yang bisa berakibat mengganggu kualitas tidur. Nah, kondisi seperti itu ternyata juga bisa terjadi saat Anda bekerja, yang biasa disebut dengan email apnea.

Anda mungkin sudah tidak asing lagi dengan sleep apnea, yaitu suatu kondisi atau penyakit yang membuat Anda berhenti atau “lupa” bernapas selama beberapa saat, yang bisa berakibat mengganggu kualitas tidur. Nah, kondisi seperti itu ternyata juga bisa terjadi saat Anda bekerja, yang biasa disebut dengan email apnea.

Menurut Niraj Naik, pakar pernapasan terkemuka dunia, email apnea adalah fenomena di mana orang secara tidak sadar menahan napas atau bernapas pendek ketika mereka menanggapi email atau pesan teks. Sementara Linda Stone, seorang penulis, peneliti, dan mantan eksekutif di Apple dan Microsoft, yang pertama kali menciptakan konsep email apnea sekitar 2008, mendefinisikannya sebagai kondisi tidak adanya atau penghentian sementara pernapasan, atau pernapasan dangkal, saat melakukan (mengirim atau menerima) email.

Niraj bilang, karena Linda selalu merasakan napasnya terlalu dangkal atau tidak sama sekali saat duduk dan mengetik di layar komputernya, dia akhirnya mencoba mencarinya di berbagai literatur, berbicara dengan dokter, dan melakukan penelitian sendiri. "Penelitian [Linda] mengamati pola pernapasan ratusan orang saat duduk di depan komputer dan menemukan bahwa sekitar 80% orang secara tidak sadar akan menahan napas atau terengah-engah ketika menanggapi email atau pesan," jelasnya.

Ternyata, apa yang dilakukan banyak orang tersebut memiliki alasan ilmiah. Penelitian ilmu saraf telah menunjukkan bahwa ketika Anda sangat fokus pada sesuatu (seperti mengecek email), otak secara naluriah "mematikan" aktivitas bawah sadar tertentu, seperti bernapas atau memerhatikan rasa lapar.

Niraj menjelaskan, "Fenomena ini sebenarnya tidak benar-benar unik karena menahan dan mengembuskan napas adalah naluri untuk membantu orang fokus atau berkonsentrasi lebih keras pada apa yang mereka lakukan. Menghambat sementara aktivitas otak bawah sadar seperti bernapas memungkinkan otak mengalihkan sumber dayanya untuk melakukan tugas yang sulit, seperti saat bekerja.”

Lalu, apakah email apnea ini bisa memengaruhi kesehatan? Bisa iya atau tidak. Tidak berbahaya jika email apnea terjadi sesekali. Namun, Anda mungkin akan merasakan dampaknya jika terlalu sering lupa bernapas saat bekerja.

Dalam penelitannya, Linda mengutip temuan dari Margaret Chesney, PhD, dan David Anderson, PhD, yang menjelaskan dampak fisiologis dari menahan napas secara kumulatif atau pernapasan yang terganggu, yaitu menyebabkan ketidakseimbangan oksigen, karbon dioksida, dan oksida nitrat dalam tubuh. Jika dibiarkan, ketidakseimbangan ini dapat berkontribusi pada penyakit yang berhubungan dengan stres dan penyakit serius.

Terakhir, selain terlalu fokus bekerja, berjam-jam menatap layar, mengerjakan pekerjaan dengan stres tinggi, dan melakukannya dengan postur tubuh yang buruk juga bisa menyebabkan Anda lupa bernapas saat bekerja.

Cover: UNSW Newsroom

Forget password
Masukkan email yang Anda daftarkan di Womantalk
Send
Forget password
kode verifikasi telah dikirim ke email Anda
Kirim
Ganti Kata Sandi
confirm password
Kirim
Verify your e-mail
Masukkan kode verifikasi yang telah dikirimkan ke email Anda
Verify
Change e-mail
Change E-mail