Peneliti Menemukan Sirkuit Kesedihan Dalam Otak Manusia

1541905218925
  • share line
  • share bbm
Peneliti Menemukan Sirkuit Kesedihan Dalam Otak Manusia

Kesehatan mental saat ini sedang menjadi perhatian banyak ahli dan para ilmuwan mungkin telah melihat sekilas seperti apa kesedihan di dalam otak. Sebuah penelitian terhadap 21 orang yang dilakukan oleh tim dari University of California, San Francisco menemukan bahwa perasaan sedih dikaitkan dengan komunikasi yang lebih besar antara area otak yang terlibat dalam emosi dan memori. "Ada satu jaringan yang berulang kali akan memberi tahu kita apakah mereka merasa bahagia atau sedih," kata Vikaas Sohal, seorang profesor psikiatri di UCSF.



Penelitian sebelumnya melaporkan bahwa kesedihan dan emosi lainnya melibatkan amigdala, sebuah massa berbentuk almond yang ditemukan di setiap sisi otak. Ada juga bukti bahwa hippocampus, yang berhubungan dengan ingatan, dapat memainkan peran dalam perubahan emosi manusia. Namun, Vikaas dan para peneliti lainnya ingin mengetahui dengan pasti apa yang sebenarnya terjadi di otak ketika perasaan seseorang berubah. "Kami benar-benar ingin mengetahui seperti apa, Anda tahu, ketika Anda merasa sedih atau merasa bahagia, apa yang sebenarnya terjadi di otak pada saat-saat itu," kata Vikaas.

Sumber: Peaky Blinder

Untuk menangkap perubahan senyawa di otak dalam setiap detik, tim ini mempelajari 21 orang yang berada di rumah sakit menunggu operasi otak untuk epilepsi berat. Sebelum operasi, dokter memasukkan kabel kecil ke otak dan memonitor aktivitas listrik yang terjadi dalam otak hingga satu minggu. Para pasien juga setuju untuk menyimpan catatan tentang suasana hati mereka. 



Tim mencari tahu apakah suasana hati tertentu bertepatan dengan komunikasi dalam jaringan tertentu di otak. Para peneliti berpikir mereka mungkin menemukan jaringan yang serupa di beberapa orang. Hasilnya adalah 13 dari 21 pasien berbagi jaringan yang sama. Namun, menurut Vikaas, hasil ini masuk akal jika komunikasi antara area-area yang terlibat dalam memori dan emosi akan dikaitkan dengan kesedihan

"Mungkin Anda merasa sedih dan Anda mulai mengingat saat-saat dalam hidup Anda ketika hal-hal buruk terjadi, atau Anda mulai mengingat pengalaman-pengalaman itu dan itulah yang membuat Anda merasa sedih," katanya.

(Sumber: pexels)Namun, studi ini tidak bisa memastikan hal tersebut. Studi ini juga tidak bisa menunjukkan apakah peningkatan komunikasi adalah hasil dari perubahan suasana hati atau malah menjadi penyebabnya. Meski begitu, Vikaas mengatakan temuan ini dapat membawa kenyamanan bagi orang-orang dengan depresi.

"Sebagai seorang psikiater, sangat luar biasa hanya bisa mengatakan kepada pasien, 'Hei, saya tahu ada sesuatu yang terjadi di otak Anda ketika Anda merasa sedih.""

Cover: Pinterest

Tag:
sedih, depresi, otak, psikologi, kesedihan, kesehatan mental
  • share line
  • share bbm
heart 4 People liked this
like liked LIKE
bookmark booked BOOKMARK