Kenali 5 Efek Samping dari Obat Antibiotik

1510740005454
  • Share
Kenali 5 Efek Samping dari Obat Antibiotik

Obat antiobiotik biasanya digunakan untuk melawan bakteri dalam tubuh. Biasanya, dokter akan memberikan resep obat antibiotik untuk pengobatan penyakit infeksi pada tubuh yang disebabkan oleh bakteri. 

Baca juga: 

Benarkah Obat Antibiotik Selalu Wajib Dihabiskan?

Namun, penggunaan antibiotik pun harus berhati-hati karena antibiotik termasuk obat keras. Selain itu, ada beberapa antibiotik yang memiliki efek samping bila tidak diperhatikan penggunaannya. Apa saja itu?

1. Infeksi pada perempuan
Buat perempuan, penggunaan antibiotik bisa menyebabkan terjadinya infeksi pada organ intim sehingga timbul gatal-gatal, keputihan, atau munculnya cairan dan bau pada vagina.

2. Gangguan pencernaan dan alergi
Efek samping dari obat antibiotik yang paling umum ditemukan adalah terganggunya masalah pencernaan seperti timbul nyeri di perut, kembung, mual, kram, dan diare. Ada juga beberapa kasus yang menyebabkan timbulnya alergi seperti, gatal-gatal, atau terjadi pembengkakan di mulut dan tenggorokan.

Baca juga: 

Sakit Tenggorokan, Haruskah Berobat Ke Dokter Dan Konsumsi Antibiotik?

3. Gangguan fungsi jantung
Biasanya, ada beberapa orang yang kalau minum antibiotik mengalami jantung berdebar-debar, detak jantung abnormal, sakit kepala parah, dan timbulnya masalah ginjal serta saraf seperti seringnya kesemutan. 

4. Efek resistensi
Penggunaan antibiotik sembarangan dan terlalu sering bisa mengakibatkan resistensi atau suatu keadaan dimana tubuh sudah tidak mempan lagi dengan antibiotik. Akibatnya, bila tubuh menolak antibiotik, ketika seseorang terkena penyakit dan infeksi, maka akan sulit diobati. Penggunaan obat antibiotik terlalu banyak bisa menyebabkan penyakit serius dan mengancam jiwa.

5. Mengancam nyawa
Karena obat antibiotik tergolong obat keras, bila digunakan dengan dosis tinggi dan dalam waktu lama, bisa membuat gangguan serius dan bahkan kematian. Gangguan serius tersebut antara lain, kerusakan hati, tremor (gerakan tubuh yang tidak terkontrol), penurunan sel darah putih, kerusakan otak, kerusakan ginjal, dan ariatma jantung (gangguan irama jantung)

***

Jadi, pastikan Anda mengonsumsi obat antibiotik sesuai dengan anjuran dan resep dokter. Ingat, antibiotik hanya untuk penyakit yang disebabkan karena infeksi akibat bakteri sesuai hasil labotarium, bukan untuk menurunkan panas ataupun flu. Lebih baik, minimalisasi penggunaan obat antibiotik dan selalu konsultasikan dengan dokter.

Tag:
antibiotik, kesehatan, penyakit, obat, sakit
  • Share
4 People liked this
LIKE
BOOKMARK