Gula Pasir Putih Bersih, Disukai Namun Berbahaya Bagi Kesehatan

1510756805420
  • Share
Gula Pasir Putih Bersih, Disukai Namun Berbahaya Bagi Kesehatan

Gula pasir yang berwarna putih bersih lebih disukai ketimbang yang berwarna putih kekuningan. Padahal, gula yang putih bersih ini justru lebih berbahaya bagi kesehatan, lho. Gula seperti ini memiliki tingkat kemurnian yang lebih tinggi, atau disebut dengan gula rafinasi. Selain dapat menyebabkan kenaikan gula darah dalam waktu yang lebih cepat, gula yang putih bersih juga meningkatkan risiko diabetes dan masalah penyakit kronis lain.

Pixabay

Memang, dari penampilan gula yang putih bersih terlihat lebih baik. Dalam industri makanan pun gula ini lebih banyak digunakan karena sifatnya yang tidak memengaruhi warna makanan. Sayangnya, ada harga mahal yang harus Anda bayar, jika terlalu sering mengonsumsi gula yang putih bersih ini. Tubuh Anda akan membutuhkan vitamin B kompleks, kalsium, dan magnesium untuk mencerna gula ini, karena tingkat kemurniannya yang sangat tinggi.

Baca juga: 

Hilangkan Kecanduan Gula Dengan 4 Cara Mudah Ini!

Pexels

Akhirnya, mau tidak mau, tubuh harus mengambil ketersediaan vitamin B kompleks dari sistem saraf, serta mengambil kalsium dan magnesium dari tulang dan gigi yang dapat menyebabkan osteoporosis.

Bahaya lain adalah risiko diabetes yang meningkat. Gula murni ini mudah sekali terpecah menjadi glukosa sehingga menimbulkan kondisi hiperglikemia (suatu keadaan gula terlalu tinggi dalam darah) ataupun hipoglikemia (suatu keadaan rendahnya gula darah). Itu terjadi karena tubuh melepas insulin secara berlebihan.

Baca juga: 

11 Nama Lain Gula Pada Label Makanan Kemasan

Selain masalah kesehatan, gula dengan tingkat kemurnian tinggi ini ternyata juga memengaruhi kecantikan. Gula murni ini mengakibatkan penuaan pada kulit melalui proses yang dinamakan glikasi. Molekul gula terserap ke dalam aliran darah selama proses pencernaan dan menutup molekul protein pada kulit. Semakin banyak proses glikasi yang terjadi, kulit akan semakin gelap dan kusam akibat terpengaruhnya molekul protein yang menghasilkan kolagen dan elastin.

Tag:
gula, diabetes, kesehatan
  • Share
1 People liked this
LIKE
BOOKMARK