Pengadilan Memutuskan, Dr. Dre Didenda 362 Miliar untuk Royalti Headphone Beats

1531492821259
  • share line
  • share bbm
Pengadilan Memutuskan, Dr. Dre Didenda 362 Miliar untuk Royalti Headphone Beats

Pecinta musik pasti sudah familier dengan Beats by Dre, merek headphone yang banyak di-endorse para musisi dunia. Beats pertama kali berdiri pada 2006 lalu, digawangi oleh rapper gaek Dr. Dre dan pendiri label rekaman Interscope Records, Jimmy Iovine. Namun, tidak banyak yang tahu jika ide pembuatan headphone Beats datang dari mantan rekan bisnis mereka, yakni Steven Lamar.

Baca juga: 

6 Cara Mudah Membersihkan Earphone Musik Anda Dalam Waktu Singkat

Diberitakan laman The Hollywood Reporter, Steven menawarkan ide pembuatan headphone yang mengusung para selebriti kepada Dre dan Jimmy, Januari 2006 silam. Ketiganya kemudian meminta bantuan desainer Robert Brunner untuk merancang prototype headphone Beats, serta meminta masukan dari sejumlah musisi ternama, seperti Pharrell Williams, Gwen Stefani, M.I.A, dan will.i.am agar menghasilkan kualitas headphone yang memadai.

Dr. Dre (Sumber: Fanart.tv)

Sayangnya, pada tahun 2007 kolaborasi antara Steven, Dre, dan Jimmy terpaksa pecah, karena Steven dinilai melanggar kontrak. Pada akhirnya disepakati bahwa Steven akan memperoleh royalti sebesar 4% untuk setiap headphone yang terjual. Dengan catatan, pembagian royalti ini hanya berlaku untuk headphone varian Beats Studio.

Baca juga: 

Headphone Atau Earphone? Ini Fungsi Aksesori Gadget yang Tepat

Tahun 2016 lalu, Steven melayangkan tuntutan terhadap Dre dan Jimmy yang dinilai telah melanggar hak cipta headphone Beats yang didesainnya. Steven menuntut royalti senilai $100 juta alias sekitar Rp1,4 triliun. Hingga akhirnya, kasus ini berujung pada putusan pengadilan, Juni 2018 lalu.

Beats Studio (Sumber: Fashion+Lifestyle)

Seperti dilansir Variety, pengadilan memutuskan bahwa Steven berhak atas royalti desain headphone Beats, serta Dre dan Jimmy harus membayarnya. Menurut pengadilan setempat, besarnya royalti yang harus dibayarkan yakni $25.247.350 atau setara dengan Rp362 miliar. Angka ini memang tidak sesuai dengan tuntutan semula, tapi pihak Steven yang diwakili Brian D. Melton dari tim konsultan hukum Susman Godfrey mengaku hasil putusan ini cukup memuaskan.

"Kami senang dengan hasil putusan ini, dimana pengadilan mengakui adanya peran penting Steven Lamar dalam proses kreasi headphone yang paling terkenal di dunia itu," ungkap Brian.

(Sumber cover: DJworx)

Tag:
headphone, beats, musik, hukum
  • share line
  • share bbm
heart 3 People liked this
like liked LIKE
bookmark booked BOOKMARK