Apple Izinkan Membuka Password Ponsel Agar Wanita Ini Dapat Bernostalgia dengan Mendiang Suaminya

1537020013586
  • share line
  • share bbm
Apple Izinkan Membuka Password Ponsel Agar Wanita Ini Dapat Bernostalgia dengan Mendiang Suaminya

Bahagia itu sederhana, sesederhana membuka kenangan manis di ponsel milik orang terkasih. Seperti yang dialami seorang wanita asal Selandia Baru baru-baru ini.

Para produsen smartphone mengaplikasikan metode keamanan tercanggih agar data-data dalam ponsel tidak dapat diakses sembarang orang. Namun, jika pemiliknya telah tiada, pihak keluarga pun akan kesulitan untuk mengulik isi ponsel, terutama jika tidak mengetahui password ponselnya.

Haley Brabant, seorang wanita asal Selandia Baru, kehilangan sang suami yang wafat pada Februari lalu. Haley ingin sekali melepas rindu lewat foto-foto kenangan yang tersimpan di ponsel mendiang suaminya, karena di dalamnya terdapat begitu banyak memori mereka berdua beserta Mahli, putrinya yang berusia empat tahun. Permasalahannya, Haley tidak tahu password ponsel iPhone milik suaminya yang bernama Steve.

Baca juga: 

Teknologi Baru Ini Buat Langkah Kaki Jadi Password Ponsel

"Kami tidak pernah terpikir untuk menanyakan password masing-masing," ungkap Haley. Ia menambahkan, selepas kepergian Steve, ia ingin sekali melihat foto-foto dan video kenangan antara dirinya, Steve, dan Mahli, yang jumlahnya mencapai ratusan.

Untuk membongkar password iPhone, tidak bisa sembarangan. Seperti diberitakan Fair Go, Haley kemudian menemui perwakilan Apple dan meminta izin untuk membuka password ponsel suaminya. Pihak Apple menyanggupi permintaan, tapi dengan beberapa syarat. Haley diminta untuk menunjukkan surat kematian Steve, bukti bahwa Steve merupakan pemilik sah dari iPhone itu, serta berkas-berkas lainnya dengan total biaya sebesar $1,000 atau sekitar Rp14,8 juta.

Apple menerapkan sejumlah metode keamanan untuk memproteksi data pribadi pengguna (Sumber: Techspot)

Setelah memenuhi berbagai persyaratan yang diberikan pihak Apple, Haley pun berhasil membuka ponsel milik sang suami. "Saya dan Mahli sampai menangis saat melihat foto-foto di dalamnya," ujar Haley. "Rasanya luar biasa sekali saat melihat kenangan dan foto-foto Mahli dan Steve yang belum pernah saya lihat sebelumnya."

Baca juga: 

Jangan Gunakan Password Ini Jika Tak Ingin Diretas!

Lalu mengapa Apple mengajukan persyaratan yang cukup rumit dan biaya yang tidak sedikit hanya untuk membuka password ponsel? Seperti dilansir laman India Times, Apple memang tidak mau main-main dalam menyerahkan data pribadi pengguna, termasuk kepada pasangannya sekalipun. Apple juga mengajukan syarat yang cukup rumit saat diminta untuk menyerahkan data pribadi pengguna ponsel iPhone untuk keperluan investigasi hukum.

(Sumber cover: Shutterstock)

Tag:
ponsel, iphone, apple, smartphone, password, selandia baru, new zealand
  • share line
  • share bbm
heart 2 People liked this
like liked LIKE
bookmark booked BOOKMARK