Serunya Aksi Politik Para Desainer Di New York Fashion Week 2017
Fashion

Serunya Aksi Politik Para Desainer Di New York Fashion Week 2017

Apalagi kalau bukan untuk memprotes the one and only US president: Donald Trump.

Fashion—tak hanya bisa menjadi media ‘pelampiasan’ ekspresi para desainer dalam hal seni dan desain busana, tapi juga bisa menjadi platform yang kuat untuk menyalurkan aksi protes atas situasi politik dan pemerintahan yang tak menentu. Dan hal inilah yang seluruh dunia saksikan dari panggung New York Fashion Week tahun ini. 

Keren? YES, for sure!

Pin pink Fashion Stands With Planned Parenthood—40 desainer, diantaranya adalah Diane von Furstenberg, Tory Burch, Zac Posen, Carolina Herrera, Proenza Schouler, Public School, Prabal Gurung, Jonathan Simkhai, dan Kate Spade.

Kampanye hasil kerja sama Planned Parenthood dengan Council of Fashion Designers of America ini merupakan wujud protes para pelaku mode atas kebijakan Trump yang akan memangkas besar-besaran dana kesehatan wanita di AS.

Bandana putih—Tommy Hilfiger, Prabal Gurung, Thakoon, Phillip Lim, dan Diane von Furstenberg.

#tiedtogether adalah simbol dari persatuan seluruh manusia di dunia, tanpa membedakan ras, jenis kelamin, pandangan seksual, serta agama.

Make America New York—Public School

Melalui topi merah (ala Trump) ini, duo desainer Dao-Yi Chow dan Maxwell Osbourne berharap agar seluruh warga AS memiliki pikiran yang sama seperti warga New York pada umumnya, yaitu selalu berpikiran terbuka dan selalu menghargai setiap perbedaan yang ada.

Fuck Your Wall—LRS Studio

Desainer kelahiran Meksiko, Luis Raul Solis, mengungkapkan amarahnya atas rencana Trump untuk membangun tembok perbatasan AS-Meksiko, yang diperkirakan akan menelan biaya hingga $21,6 miliar.

Feminist T-Shirt—Prabal Gurung

Panggung busana Prabal Gurung kali ini merupakan perayaan dan penghargaan atas kekuatan dan hak-hak semua wanita di dunia tanpa terkecuali.

People Are People—Christian Siriano

Alumnus Project Runway ini mengungkapkan rasa empatinya pada masalah diskriminasi yang kian diperjelas akhir-akhir ini dengan bermain kata-kata pada T-Shirt, di mana seluruh hasil penjualannya akan disumbangkan kepada American Civil Liberties Union (ACLU).

 Foto cover: Harpersbazaar

 

  • 0
  • Komentar ( 2 )