Untuk mengakses womantalk lebih nyaman unduh appsnya!

Antara Sebastian Gunawan & Luisa Casati

2016-12-01 16:00:04.634582

¯¯¯¯¯

Setiap tahunnya, Sebastian Gunawan menggelar pagelaran busana kreasinya bersama sang istri, Cristina Panarese. Tahun ini, Seba--demikian ia akrab disapa--kembali menggelar peragaan busana bertajuk La Divina Marchesa. Peragaan tersebut menunjukkan kreasi Seba yang terinspirasi seorang perempuan asal Italia, Marchesa Luisa Casati.

"Saya dan Cristina menghidupkan elemen mode yang datang dari Marchesa Luisa Casati sebagai inspirasi utama. Perpaduan unsur budaya Timur, seperti Turki, Jepang, dan Tiongkok dengan Barat, seperti Eropa menjadi karya yang penuh intrik, detail, multiwarna, dan kaya bentuk, serta menjadi inspirasi mode mendatang," ungkap Seba dalam keterangan kepada pers, beberapa waktu lalu.

Seperti inspirasinya, La Divina Marchesa punya gaya yang eclectic. Casati adalah seorang perempuan bangsawan di era 1920an yang punya gaya eksotis dan cenderung visioner dalam bergaya. "I want to be a living work of art," demikian kutipan terkenal dari Casati.

Bila bangsawan lain biasanya bergaya konservatif, Casati kebalikannya. Ia bisa hadir ke sebuah acara mengenakan ular boa hidup sebagai scarf. Ia juga sering jalan-jalan membawa hewan peliharaannya, leopard. Gaya busananya pun unik. Ia kerap mempertemukan estetika Timur dengan cita rasa Barat. Hal ini membuatnya kerap menjadi inspirasi bagi para pematung, desainer, pelukis, fotografer, dan seniman lain di masanya.

Dalam 88 busana kreasi yang diperagakan, koleksi dari lini utama Seba, Sebastian Gunawan Couture, tergambar kesan perempuan yang punya kepercayaan diri tinggi, berani, di saat yang bersamaan, seksi dan klasik.

Koleksi Seba memiliki benang merah berupa paduan multielemen pekerjaan tangan, juga komposisi blok warna, motif abstrak berukuran besar, di atas beragam bahan dan material. Selama ini Seba dikenal dengan penggunaan bahan-bahan tebal dan konstruktif. Namun di koleksi kali ini, Seba terlihat bermain dengan bahan-bahan ringan dan sheer seperti lace.

Seba juga tidak asing dalam menciptakan koleksi yang bersiluet H, X, dan A dalam busana berupa dress, semi ballgown, jumpsuit, coat, flapper dress, dan sebagainya. Dari segi detail, ia banyak bermain dengan bulu yang ditempatkan pada bagian atas, tengah, maupun ujung bawah dress. Ada beberapa koleksi yang menunjukkan permainan pada sleeves, baik berupa lipatan kain maupun volume. Detail lainnya antara lain: lapel seperti pada blazer dan potongan rok asimetris.

Untuk urusan warna, koleksi kali ini termasuk berani untuk desain Seba yang dulunya banyak bermain di warna-warna merah terang maupun pastel. Kali ini ada perpaduan beragam warna terang dalam satu busana.

Inspirasi dari perempuan yang ‘ahead of her time’, Marchesa Luisa Casati, meski sudah wafat sekitar enam dekade, masih menyisakan inspirasi pada banyak orang. Seperti sosok yang menjadi inspirasinya, koleksi Seba kali ini menjadi sebuah seni tersendiri.

Sumber foto artikel: Clara Prima
Sumber foto cover: Sebastian Gunawan

  •   0
  •   0
Lihat Komentar Lainnya

Untuk dapat Ikut Berkomentar, silahkan download