Ini Penjelasan Mengapa BTS Batal Tampil di Acara Musik Jepang

1541762413426
  • share line
  • share bbm
Ini Penjelasan Mengapa BTS Batal Tampil di Acara Musik Jepang

Seharusnya tanggal 9 November 2019 BTS tampil sebagai bintang tamu sebuah acara musik di Jepang. Namun, tiba-tiba jadwal keberangkatan mereka dari bandara Incheon ke Haneda dibatalkan pada sehari sebelumnya. Akhirnya RM cs pun tidak jadi tampil di sana dan muncul beraneka ragam spekulasi di antara para fans. Padahal ini yang sebenarnya terjadi.



Pembatalan keberangkatan BTS menuju Jepang pada Kamis, 8 November 2018, menimbulkan tanda tanya yang sangat besar. Pasalnya grup yang baru saja mendapatkan penghargaan tertinggi di acara  MBC Plus X Genie Music Awards itu, dijadwalkan mengisi acara Music Station sehari sesudah keberangkatan mereka.

Para fans dan awak media yang menunggu di bandara pun bertanya-tanya. Dilansir dari Soompi, Manajemen BTS, Big Hit Entertainment, memberikan pernyataan lewat web resmi BTS di Jepang kalau penampilan BTS harus ditunda. 

"Kami minta maaf karena harus memberitahukan kabar ini kepada para fans yang sudah menantikan penampilan mereka. Kami akan bekerja keras sehingga BTS dapat terus bertemu dengan fans mereka dengan musik dan penampilan yang lebih baik," ungkap pernyataan tersebut.

Kaus yang dipakai Jimin pertengahan tahun lalu (Sumber: Allkpop)

Big Hit juga mengungkapkan kalau kaus yang dipakai Jimin jadi salah satu penyebab penundaan tersebut. "Desain kaos yang dikenakan oleh salah satu personel (BTS) menimbulkan kontroversi. Kami bertanya tentang alasan dipakainya kaus tersebut dan berdiskusi dengan agensi, tetapi meski disayangkan, setelah mempertimbangkan keseluruhan situasi, kami memutuskan bahwa penampilan ini akan ditunda. Kami sangat meminta maaf kepada pemirsa yang menantikan penampilan mereka.”

Gambar jelas kaus yang dipakai Jimin (Sumber: BBC)

Masalah tentang kaus ini bermula saat Jimin mengenakan kaus dengan tulisan “Patriotism our history liberation Korea” yang dikabarkan dipakai bertepatan di Hari Pembebasan Nasional di Korea tanggal 15 Agustus 2017. Hari itu bertepatan dengan kekalahan Jepang, yang kemudian mengakhiri Perang Dunia II dan secara resmi mengakhiri status Korea sebagai koloni Jepang kekaisaran.

Hal itu dianggap tidak sopan karena foto yang terdapat di bagian kanan atas kaus yang dipakai Jimin  tidak diambil pada 15 Agustus, tetapi pada 6 Agustus, tepatnya 6 Agustus 1945. Dalam gambar terlihat ledakan dari bom atom yang dijatuhkan oleh militer AS di Hiroshima dan mengakibatkan setidaknya puluhan ribu tentara Jepang dan sekitar 250.000 masyarakat sipil terbunuh.



Menanggapi masalah ini Lee Kwang Jae, CEO LJ Company, yaitu perusahaan yang memproduksi kaus yang dipakai Jimin akhirnya memberkan klarifikasi. “Ketika pertama kali memulai brand ini, saya pikir street fashion adalah sebuah tren. Pada saat itu, saya secara pribadi sangat tertarik pada sejarah. Jadi, saya membuat t-shirt dan berpikir bahwa jika saya memasukkan sentuhan sejarah ke dalam mode yang dipakai oleh anak muda, mereka mungkin jadi tertarik pada sejarah,” ungkapnya, seperti dikutip dari Soompi.

Lee Kwang Jae kemudian mengomentari gambar bom atom kontroversial, dia mengatakan, “Saya tidak memasukkan bagian itu untuk mengejek Jepang. Saya melakukannya untuk mengekspresikan kebenaran dan waktu bersejarah bahwa setelah bom atom diledakkan, penyerahan tanpa syarat Jepang menyebabkan kemerdekaan Korea Selatan.”

Foto terbaru BTS bersama Charlie Puth di acara Genie Music Awards (Foto: Twitter/BTS_twt)

Meski sudah mendapat keterangan langsung dari pihak pembuat kausnya, Big Hit mengungkapkan kalau tidak ada perubahan besar dalam aktivitas promosi BTS di Jepang.

Wah, mudah-mudahan masalah ini bisa segera selesai dan BTS bisa kembali menghibur semua penggemarnya di seluruh dunia, tanpa terkecuali.

Cover: Amino Apps

Tag:
bts, jepang, boyband, korea
  • share line
  • share bbm
heart 2 People liked this
like liked LIKE
bookmark booked BOOKMARK