Kebotakan Pangeran Harry Bertambah Dua Kali Lipat Sejak Menikahi Meghan Markle
14 July 2021
Seorang ahli bedah transplantasi mengklaim bahwa kebotakan Pangeran Harry meningkat hampir dua kali lipat sejak ia menikahi Meghan Markle.

Seorang ahli bedah transplantasi mengklaim bahwa kebotakan Pangeran Harry meningkat hampir dua kali lipat sejak ia menikahi Meghan Markle pada Mei 2018 dan menjadi ayah bagi Archie pada Mei 2019. Dr. Asim Shahmalak dari Klinik Mahkota Manchester mengatakan bahwa Duke of Sussex telah mengalami percepatan kerontokan rambut yang sama seperti yang dialami Pangeran William. Jika diperhatikan, tepat setelah kelahiran Archie, kebotakan rambut Pangeran Harry semakin meluas hingga ke bagian belakang kepalanya.

Diperkirakan penyebab utama kebotakan yang dialami Pangeran William dan Pangeran Harry adalah gen yang sangat kuat. Ini dapat telihat pada mendiang Pangeran Philip yang diturunkan kepada Pangeran Charles dan putra-putranya, Pangeran William dan Pangeran Harry. Pangeran William bisa dibilang mengalami kebotakan cukup parah dan sudah kehilangan banyak rambut sejak usia 20-an, sementara Pangeran Harry baru dimulai pada umur 34. 

"Kebotakan Harry lebih lambat hilang, tetapi sekarang, di usia 36, dia 'mengejar kebotakan' Pangeran William dengan cepat, terutama di area mahkota," ujarnya.

Selain gen, diperkirakan stres juga menjadi faktor utama dalam kerontokan rambutnya. Sejak menikah, Pangeran Harry memang mengalami banyak masalah, terutama saat memutuskan keluar sebagai senior member Kerajaan Inggris. Selain itu, menjadi seorang ayah mungkin menjadi alasan mengapa rambutnya menipis di bagian atas kulit kepalanya.

Pangeran Harry dilaporkan pernah mengunjungi klinik Trichological Philip Kingsley yang bergengsi di Mayfair untuk perawatan penebalan rambut senilai Rp80 juta untuk membantu melawan kebotakan yang dialaminya.

Spencer Stevenson, seorang ahli rambut rontok, menulis di The Telegraph bahwa Pangeran Harry agak terlambat untuk melakukan perawatan ini sekarang. Kerontokan rambut perlu diatasi sejak awal agar memiliki peluang untuk tumbuh kembali. “Dia perlu menghentikan kerontokan lebih lanjut, menciptakan fondasi kulit kepala yang kuat, dan kemudian melakukan transplantasi rambut,” jelasnya.

Ahli rambut mengatakan sekitar 30% pria mengalami kebotakan pada usia 30-an, terutama bila mereka memiliki gen kebotakan dalam keluarga.

Forget password
Masukkan email yang Anda daftarkan di Womantalk
Send
Forget password
kode verifikasi telah dikirim ke email Anda
Kirim
Ganti Kata Sandi
confirm password
Kirim
Verify your e-mail
Masukkan kode verifikasi yang telah dikirimkan ke email Anda
Verify
Change e-mail
Change E-mail