Skin Care Khusus Pria, Kebutuhan Atau Trik Marketing Belaka? Baik di supermarket maupun iklan di televisi, Anda pasti sudah sering melihat berbagai merek dan varian produk

Baik di supermarket maupun iklan di televisi, Anda pasti sudah sering melihat berbagai merek dan varian produk skin care atau perawatan kulit yang khusus ditujukan untuk pria. 'For Men', 'For Him', atau apapun istilahnya.

Selain perbedaan pada desain kemasan produk (produk khusus pria biasanya didominasi warna hitam dengan desain maskulin, sementara produk wanita biasanya berwarna pink, putih, desain feminin berbunga, dan sebagainya), apa sebenarnya yang membedakan produk perawatan pria dan wanita? Apakah segregasi tersebut memang masalah perbedaan kebutuhan kulit, atau sekadar marketing gimmick dari produsen?


Kenapa produk wanita selalu warna pastel? Memangnya semua wanita suka warna itu? *smh* (Sumber: sheknows)

Faktanya, kulit pria memang 25% lebih tebal dari kulit wanita, sehingga kulit pria tidak sesensitif wanita dan lebih tahan terhadap bahan aktif yang lebih kuat. Akan tetapi, menurut Dr. Bobby Buka, dermatolog dari New York, kepada The Huffington Post, perbedaan utama pada produk perawatan kulit pria dan wanita hanya satu: pewangi. Pewangi pada produk pria lebih maskulin, sementara produk wanita lebih feminin atau flower-based. “Pewangi pada produk pria dan wanita berbeda, tapi jika bicara soal kandungan bahan-bahan untuk kulit pria vs kulit wanita, sebenarnya nyaris identik,” ujar Dr. Buka.

(Sumber: cheatsheet)

Meski demikian, Dr. Buka mengatakan, permasalahan kulit wanita lebih cenderung berkaitan dengan masalah estrogen, misalnya garis-garis halus, kerut, kulit kusam, dan sebagainya. Sementara pria biasanya lebih concern pada masalah minyak berlebih, jerawat, dan sejenisnya. Akan tetapi, Dr. Buka menambahkan, jika ada pasien pria yang punya masalah kulit yang sama dengan pasien wanita, misalnya kerut atau garis-garis halus, ia akan meresepkan obat dan perawatan yang persis sama.

Dengan kata lain, saat bicara skin care, yang perlu diperhatikan bukan untuk pria atau wanitanya, tapi apakah kandungannya sesuai dengan masalah kulit yang dituju. Sampaikan juga kepada si dia, apabila sebuah produk punya kemasan pink dengan aroma bunga, bukan berarti ia harus menghindarinya.

Sumber: stylecaster

 

22 May 2017 12:30
PT0S
Forget password
Masukkan email yang Anda daftarkan di Womantalk
Send
Forget password
kode verifikasi telah dikirim ke email Anda
Kirim
Ganti Kata Sandi
confirm password
Kirim
Verify your e-mail
Masukkan kode verifikasi yang telah dikirimkan ke email Anda
Verify
Change e-mail
Change E-mail